Amarah
selamat datang... Sekalipun bumi meletusWajahmu lebih parah
Demi padamkan dirimu
Lautan tak mampu menyiramimu
Merahnya mega awan
Membakar mendung raut wajah
Pertanda lautan amarah
Tuk membanjiri sinar mudanya
Sekalipun gunung terbelah
Tak ada maafmu, ku terhempas
Jauh diatas awan
Terjatuh diatas batu panas
bagai lelehan bangkai busuk
Andai dirimu cepat padam
Sinar mudamu takakan sirna
dari ranungan mu yang lapar
yang tak pernah lelah merenggut sinar mudamu
Oleh : Nuriva Anggraini
SMPN 1 Mojowarno